Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Tolikara, Demir Kogoya, menyerukan pentingnya menjaga keamanan dan persatuan menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Ia meminta masyarakat berkomitmen untuk menciptakan suasana yang aman dan damai hingga seluruh tahapan pemilu selesai.
“Sebagai warga yang baik, mari kita bersama-sama menjaga ketertiban selama proses Pilkada berlangsung. Stabilitas keamanan adalah kunci keberhasilan demokrasi di Kabupaten Tolikara,” ujar Demir Kogoya dalam keterangannya baru-baru ini.
Demir menyampaikan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya kontribusi masyarakat dalam menciptakan kondisi yang kondusif agar pemilu berjalan lancar.
“Setiap individu memiliki peran dalam memastikan Pilkada berlangsung dengan aman. Dukungan masyarakat akan menentukan kelancaran proses demokrasi ini,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selektif dalam menerima informasi, terutama di tengah maraknya berita palsu yang berpotensi memecah belah persatuan. Demir menegaskan pentingnya tetap menjaga kewaspadaan dan menghindari konflik.
“Kita harus tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas asalnya. Jangan sampai isu-isu provokatif merusak keharmonisan kita,” tegasnya.
Demir berharap semua pihak, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan aparat keamanan, dapat bekerja sama menjaga kondusivitas wilayah selama tahapan Pilkada berlangsung. Dengan kolaborasi yang baik, ia optimis bahwa Pilkada 2024 di Kabupaten Tolikara dapat berjalan damai dan sukses.
“Semoga Pilkada ini menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi Tolikara. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Tolikara mendukung demokrasi yang damai dan bermartabat,” tutup Demir Kogoya.
