23.6 C
New York

BMP RI: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Aksi Kekerasan, Penegakan Hukum Harus Tegas dan Tanpa Pandang Bulu

Published:

Jayapura – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas insiden pembakaran Pesawat Pilatus PC-6 Porter PK-RCY yang mengakibatkan meninggalnya pilot warga negara asing (WNA), Nicholas F. Goselin, di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Sekretaris Jenderal BMP RI, Ali Kabiay, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Namun, menurutnya, duka tersebut harus menjadi pengingat bahwa setiap tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa manusia merupakan persoalan serius yang harus dijawab melalui penegakan hukum yang tegas, profesional, dan berkeadilan.

Ali Kabiay menegaskan bahwa negara tidak boleh memberikan ruang terhadap setiap bentuk tindak kekerasan yang mengancam keselamatan jiwa, mengganggu ketertiban umum, dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini, mengungkap seluruh fakta, menindak setiap pihak yang berdasarkan alat bukti bertanggung jawab, serta menegakkan hukum secara tegas tanpa pandang bulu. Hukum harus ditegakkan secara konsisten agar memberikan kepastian, keadilan, dan perlindungan bagi masyarakat,” tegas Ali Kabiay.

Menurut BMP RI, penegakan hukum yang tegas bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada pelaku, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan negara terhadap hak setiap orang untuk hidup dengan aman serta menjaga kewibawaan hukum di wilayah Papua.

BMP RI menilai bahwa setiap aksi kekerasan yang mengancam keselamatan manusia dan mengganggu keamanan harus direspons melalui mekanisme hukum yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat memperoleh kepastian hukum, sementara potensi terulangnya peristiwa serupa dapat diminimalkan.

Di akhir pernyataannya, BMP RI mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk mendukung proses penegakan hukum, menjaga persatuan, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Papua membutuhkan kepastian hukum, keamanan, dan persatuan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya sesuai kewenangan yang diberikan oleh undang-undang. Supremasi hukum harus menjadi landasan utama dalam menyelesaikan setiap tindak pidana, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan keamanan masyarakat tetap terjaga,” tutup Ali Kabiay.

Related articles

Recent articles

spot_img